Categories

Sabtu, 17 November 2012

Sahabatku Berubah

Ya Allooh ..., Sungguh menyedihkan saat saya dan dia sama-sama sedang online---saya melihat namanya berdamping simbol hijau saat saya membuka jendela chatting---, tapi tidak ada satupun dari saya ataupun dia yang memulai chatting.


Seolah tak saling kenal. Saya dan dia sama-sama hanya berdiam diri. Dia tahu tidak ya kalau saya sebenarnya menunggu dia memulai chat duluan (apakah dia pun menunggu saya memulai chat?), tapi rupanya sampai beberapa menit berlalu di antara kami tidak ada yang berniat memulainya satupun.
Saya terus menunggu sampai akhirnya saya sadari kalau dia sudah offline. Saya mencoba berkhusnudzon kalau saat tadi dia sedang sibuk mencari tugas sehingga tidak sempat bercakap dengan saya. Meskipun begitu, saya tetap saja sedih. Karena padahal dulunya saya dan dia selalu larut dalam percakapan ruang maya. Tapi sekarang ...,
Beberapa jam kemudian saya kirim SMS kepada nomor handphonenya hanya berisi namanya yang berarti memanggil saja. Beberapa menit kemudian dia membalasnya dengan satu kata “iyaa”. Lalu saya bertanya sedang apakah dia, dia hanya menjawab “latian nari”. Saya tutup handphone saya. Saya berpikir, ‘Dia berbeda dengan yang dahulu’
Pertanda apakah ini? Dia masih belum memaafkan kesalahan saya yang waktu lalu mungkin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages