Oleh : Riska Nur Sagita
Ingin kubagikan padamu
setitik merah yang menjambu
walau kutak
lupa bahwa kau telah miliki ini
dari banyak jiwa
Perlu kaubaca ;
kukeduknya dari yang paling dalam
pada waktu yang bernama kelam
datang
agar hanya aku
yang mengenang
bagaimana resah
kucuri-cari keadaan
Kelak, saat kau beranjak dari bilik
dan dapatkan sesuatu tanpa milik
di berandamu
kusugestikan ; teduhkan ia, meski dalam ruang paling nista
--aku mengerti betapa rumahmu telah penuh dengan ini---
Tak apa pula jika kautak hendak menjenguk
Sebab, sempat kauteduhkan saja ; ia rasa cukup.
Rawaheng, 25 November 2012/05:46/saat hati merasa cukup.
__RisKukis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar