Categories

Rabu, 08 Mei 2013

Nomor Cantiks


1899999
0808080808080
*
Apa yang Anda pikirkan setelah melihat serentetan nomor di atas? Nomornya aneh? Nomornya cantiks? Langsung kepengin menghubungi biar diajak kenalan terus pacaran(biasanya laki-laki begini)? Atau ... Malah nggak kepikiran acan kalau itu saya ibaratkan nomor handphone? ----"

Oke, pada kali ini ketiga belas angka di atas saya tulis dan anggap saja itu serentetan nomor handphone. Nomor handphone yang cantiks kalau bisa. Meskipun saya nggak tahu apakah ada nomor HP yang seperti itu. Hehe ;D Sebab, saya sudah mencatat sebuah pengalaman saya bersama nomor cantiks (ditambah S belakangnya supaya seksi saja. Cantik dan seksi, gitu ;D)

Beberapa hari lalu teman sebangku saya, Eli, mendikte dua belas nomor handphone-nya kepada seseorang yang duduk di depan bangkunya, Perum, secara pelan. Lalu setelah memastikan bahwa Perum telah menekan tombol 'Save', tiba-tiba Eli nyengir kepada saya. Saya ngernyit. Eli lalu bilang (sambil tampangnya mengindikasikan kepameran) bahwa nomor handphonenya itu can-tiks. Saya yang sewaktu dia ndikte tidak terlalu mendengar kemudian menengok nomor itu di layar handphone-nya. Yah, lumayaan ... Ada pengulangan di sembilan angka paling belakangnya. Eli pun tertawa puas ketika saya membenarkan penilaiannya terhadap nomor HP-nya. #.# 



Saya kemudian berpikir. Nomor cantiks. Saya kemudian mengingat. Nomor cantiks. Sudah lama sekali saya tidak mendengar frasa 'nomor cantiks'. Terima kasih, Eli, kau sudah mengingatkan saya pada nomor cantiks. ;) wkwk

Dulu, nomor cantiks itu ada di mana-mana dan kerap sekali saya (dan mungkin Anda) temui. Hampir semua teman saya bahkan nomornya cantik karena memang dia adalah sesuatu yang sempat jadi yang paling dicari oleh orang-orang. Yang apabila telah memilikinya, kita seolah damai. Dan ketika ada adu kecantikan nomor HP kita nggak usah gusar. Waktu SMP emang ada kok kayak beginian. Hehe

Walau begitu, saya tidak sampai juga mati-matian beli nomor yang paling cantiks supaya menang. Saya belinya nomor cantiks yang standarnya anak sekolah aja yang murah. Kan memang ada ya yang cantiks banget, tapi ya pasti harganya lebih wow. Saya pernah lihat di beranda ada yang menjual nomor cantiks itu kembar-kembar cantiks banget soalnya, cuma ya tadi: mahal. Emang sih punya nomor cantik itu ada untungnya. Nomornya mudah dihapal, dan bisa buat pamer. Tapi saya ya nggak segitu banget sih: kalau saya pengin nomor cantik sampai merogoh kocek ratusan ribu.

Sampai suatu kejadian membuat saya tidak tertarik lagi kepada nomor cantiks.

Jadi begini, saya pernah nitip kepada Mama untuk dibelikan nomor handphone yang cantiks kalau bisa. Karenaa ... Di teman saya masa harganya Rp 8.500 untuk pulsa berisi Rp 5000?! Menurut saya itu mahal niaaaaannnn ... Saya mencari yang maksimal Rp 7.500, dan biasanya di pasar itu banyaaakkk.

Dan Anda tahu apa yang Mama saya bawa ketika pulang dari pasar? Ya salah satunya jelas Kartu Telkomsel titipan saya. Nomornya cantik pula. Jika tidak salah seperti ini: lupa. Tetapi ada yang membuat kepala saya seperti digetok palu seketika, yakni harganya, bo'?! Harga kartu merah itu Er pe tigabelasriburupiah, cuy! Kurang jelas?! RP 13.000, cuy! Lebih mahal empatribulimaratus dari yang teman saya juaalll ... Aaaaaa!

#gelaappp.

Saya kira masih ada harapan terhadap isi pulsanya. Ternyata, isi pulsa teteup Rp 5000. Mama yang tidak tahu apa-apa ya biasa saja dan saya tidak bisa menyalahkan karena salah saya sendiri 'titip'. Mau dikembaliin juga nggak mungkin kaann -,-

Dalam hati saya mencoba menghibur diri: tenang, Ri, nggak sampai ratusan ribu inih... #.#

Angkot di Mata Saya


Sebagai pengguna (nyaris tetap) angkutan kota, saya agaknya membenarkan apa yang Bapak Amin katakan pada hari Jumat, 26 April 2013 lalu. Beliau mengatakan bahwa dirinya termasuk orang yang anti menumpang angkutan kota (kecuali yang ini). Hal ini lantaran beliau menilai bahwa angkotan kota era sekarang kebanyakan kurang layak untuk beroperasi. Banyak dari mereka yang bahkan sudah agak reot dan mengeluarkan bising yang aneh ketika melaju. Seperti salah satu merk angkot yang beliau sebutkan, yang padahal menjadi angkot favorite bagi para pelajar dari Wangon menuju Ajibarang.

Angkutan kota alias angkot. Setiap setelah saya meletakkan bokong pada salah satu joknya, rasa bersalah menjalari pikiran saya. Padahal saat itu tidak ada apa-apa. Si angkot juga masih ngetem di terminal. Cuma, rasa bersalah itu muncul karena, selain saya berdoa keselamatan untuk perjalanan nanti, tanpa sadar ada sebait harapan yang juga berkelebat di kepala. Yakni, harapan agar angkutan kota yang saya tumpangi tidak terlalu ramai oleh penumpang. -,- Astagfirullaahal'adziim ... 


Fenomena 'Add Me'



Setelah kemarin saya bikin catatan tentang fenomena 'like back', kali ini saya kembali nulis catatan, masih mengenai fenomena-fenomena di jagad facebook, yakni fenomena 'Add me'.
*
*
*
Permintaan 'add me' atau 'tambahkan aku sebagai temanmu' seringkali saya temukan bercecar di dinding dan komentar postingan fanpage yang di dalamnya memuat banyak anggota.

Hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala saat membaca belasan bahkan puluhan komentar yang kesemuanya hanya berisi dua kata itu. Tentu saja komentar 'add me' seringkali sama sekali tidak nyambung dengan isi postingan yang mereka komentari, kecuali jika ditulis pada fanpage-fanpage yang menjanjikan temanmu akan bertambah sepuluh ribu dalam waktu satu detik.

Sebetulnya menurut saya sibuk menuliskan 'add me' itu termasuk hal yang sia-sia. Kenapa? Lantaran komentar kita kemungkinan besar dalam waktu singkat juga sudah tertimbun oleh komentar-komentar yang lain yang bahkan sama-sama bertulis "Add Me".

Dan lalu ketika berhasil menjaring beberapa akun facebook untuk klik 'add' pada profil kita ... Apakah ada kebanggaan tersendiri begitu ya? Bangga jika di beranda banyak (calon) teman yang mengantri untuk dikonfirmasi? Bangga menaut banyak teman yang bahkan sampai kuota teman facebook habis sementara tidak semua teman facebook baik? 

Fatin di Mata Saya


Apa sih sisi menariknya gadis berjilbab berusia 16 tahun yang berhasil lolos ke lima besar ajang X Factor Indonesia ini?

Fatin Shidqia Lubis, nama lengkapnya. Selintas memang berparas ayu dengan jilbab sedang yang membrongsong rambut kepalanya. Dua lintas, ketika mendengar Fatin bersenandung, memang kita kebanyakan langsung terhanyut oleh suara emasnya yang khas dan merdu. Dua hal itupun yang membuat saya langsung tertarik dan suka ketika mendapati penampilan Fatin di salah satu episode Gala Show X Factor Indonesia.

Tetapi, belakangan ini, ketertarikan saya terhadap penyanyi berakun twitter @FatinSL ini kok jadi berkurang drastis ya? 


U-eN






Menonton berita di televisi akhir-akhir ini mengenai tidakmulusnya kelangsungan Ujian Nasional SMA/K/Sederajat membuat rasa takut di hati saya tersulut. Dalam hati sebenarnya saya bersyukur sebab saya bukanlah peserta UN tahun 2013. Tetapi lantas saya berpikir, jika tahun ini saja UN menempuh banyak kendala, akankah UN tahun depan (saya UN tahun depan) akan mampu diperbaiki atau justeru akan ada lebih banyak kendala lagi alias lebih buruk? Semoga tidak.

Dari banyak status facebook, saya membaca kekecewaan mereka. Peserta UN tahun ini banyak yang mengeluhkan LJUN yang kurang layak untuk dikaitkan dalam even nasional ini. Bahkan beberapa dari mereka menilai bahwa LJUN yang terselip di buku-buku latihan UN mereka justeru lebih nyaman dipakai daripada LJUN dari pemerintah. LJUN tipis, mudah lecek, begitu saya membaca. Bukan hanya itu, sepertinya ada banyak lagi keribetan yang menemani peserta UN tahun ini.

Sebenarnya dari awal, dari sejak saya mengetahui bahwa UN tahun 2013 memakai barcode, saya sudah merasa takut. Ribet sekali sepertinya. (Dan meski di dalam hati lagi-lagi saya bersyukur sebab saya bukanlah peserta UN tahun ini) Meskipun iya, semua aturan yang saya nilai ribet itu pastilah sebabnya pemerintah menginginkan hasil yang terbaik dari generasi muda Indonesia. Namun menurut saya, apabila pemerintah memang menginginkan kemurnian dalam pengerjaan soal UN (yang terbaik), bukanlah paket yang diberbanyak. Satu kelas satu paket pun sebenarnya bisa (menurut saya), ASALKAN pengawas UN tidak memakan gaji buta, alias benar-benar melaksanakan tugasnya sebagai pengawas UN yakni mengawasi peserta UN dengan ketat agar tidak terjadi kecurangan. Karena bisa saja yang terjadi beberapa adalah pengawas membiarkan peserta UN saling bertanya. Parahnya lagi apabila pengawas UN malah tertidur di mejanya. Zzz ... :-D Ini bisa berakibat buruk walaupun paket soal lima puluh sekalipun.

Rabu, 01 Mei 2013

PELANGGARAN HAM - PKN



1.   Spanyol Buka Lagi Kasus Pemerkosaan
oleh Pangeran Saudi
MADRID- Pengadilan Spanyol membuka lagi kasus pelecehan seksual terhadap Pangeran Alwaleed bin Talal bin Abdulaziz al-Saud, keponakan Raja Abdullah dari Arab Saudi.

Kasus tersebut sempat ditutup. Pangeran Alwaleed merupakan salah satu pria terkaya di dunia. Dia dituduh memperkosa seorang model berusia 20 tahun di sebuah kapal yacht mewah di Mediterania Spanyol pada Agustus 2008.

Pangeran Alwaleed merupakan pemilik saham individual terbesar di Citigroup dan investor terbesar kedua di News Corporation. Forbes memperkirakan kekayaannya tahun ini mencapai USD19,4 miliar, menempatkannya di urutan ke-26 pria terkaya di dunia dan pria terkaya di dunia Arab.

Nama penuntutnya tidak dipublikasikan dan tuntutan sebelumnya tampaknya tidak diketahui secara luas. Kasus ini ditutup pada Juli 2010 karena hakim di pengadilan di pulau resort Ibiza, Mediterania, menganggapnya kurang bukti. Tapi atas permintaan, pengadilan provinsi Spanyol untuk Kepulauan Balearic yang memiliki jurisdiksi atas Ibiza, memerintahkan hakim membuka kembali penyelidikan dan memanggil pangeran untuk hadir di pengadilan.

Pengadilan provinsi itu menyatakan, hakim Carmen Martín Montero sedang libur dan tidak dapat dimintai keterangan.

Heba Fatani, juru bicara perusahaan investasi Pangeran Alwaleed, Kingdom Holding Company, menyebut tuduhan itu sepenuhnya salah. “Tuduhan itu jelas tidak pernah terjadi,” katanya dalam pernyataan yang dikutip New York Times.

Fatani menjelaskan, pangeran tidak pernah di Ibiza pada 2008 dan berdasarkan catatan jadualnya menunjukkan bahwa dia menghabiskan musim panas saat itu di Paris; Cannes, Prancis; dan Sharm el-Sheikh, Mesir. Tidak tidak menyewa kapal yacht di Ibiza, atau berada di sana. “Orang lain yang menghabiskan waktu dengan pangeran pada musim panas itu dapat mengonfirmasi keberadaannya,” tuturnya. “Pangeran Alwaleed pertama kali mengetahui kasus 2008 itu pada Selasa (13/9) dan pengacaranya tidak diberitahu tentang ini.”

Putra Pangeran Talal ibn Abd al-Aziz itu terkenal mendorong peluang lebih besar bagi wanita di Arab Saudi. Wanita yang bekerja di kantornya di Saudi tidak dipisahkan dari laki-laki atau diharuskan mengenakan abaya hitam. Statusnya sebagai keluarga kerajaan membuat polisi syariat tidak dapat memberlakukan kebijakan semacam itu.

Model yang pengacaranya hanya menyebutkan nama tengahnya, Soraya, mengajukan gugatan ke polisi pada Agustus 2008. Soraya mengatakan bahwa Pangeran Alwaleed memperkosanya di yacht setelah model itu dibius. Menurut Soraya, dia diundang ke yacht di nightclub Ibiza.

Kepulauan Balearic merupakan salah satu tujuan wisata paling populer di Mediterania dan menerima yacht-yacht mewah selama musim panas.

Berdasarkan ringkasan peringah pengadilan provinsi untuk membuka lagi kasus tersebut, tes medis yang dilakukan departemen Sains Forensik dan Toksikologi Institut Nasional Spanyol, terungkap bahwa air mani dan bahan kimia untuk membiusnya, nordazepam, ada di urin Soraya. (syarifudin)

2.   Kasus Pemerkosaan Beramai-ramai Terjadi Lagi di India
SRIPOKU.COM - Lagi, kasus pemerkosaan beramai-ramai mengguncang India. Kali ini seorang wanita berusia 29 menjadi korban.

Polisi mengatakan ia diculik oleh sopir dan kondektur saat berada di atas bus di negara bagian Punjab, pada Jumat malam (11/01/2013).

Korban dibawa ke satu bangunan dan di sini lima orang lainnya bergabung dan wanita tersebut diperkosa berkali-kali.

Belum diketahui apakah korban juga mengalami penganiyaan.

Enam tersangka telah ditangkap polisi, seorang lagi masih buron.

Perkosaan beramai-ramai ini terjadi hanya beberapa pekan setelah kasus serupa menimpa seorang mahasiswi kedokteran berusia 23 tahun di Delhi.

Ia diperkosa bergiliran di atas bus, dipukuli dengan tongkat besi, dan kemudian dilemparkan keluar dari kendaraan.

Korban mengalami cedera parah dan perawatan lanjutan di Singapura tidak bisa menyelamatkan nyawanya.

Kasus ini membuat marah warga di seluruh negeri yang dilampiaskan dengan aksi turun ke jalan selama Berhari-hari.

Mereka menuntut perlindungan yang lebih besar kepada kaum perempuan dan mendesak pemerintah memperberat hukuman untuk para pemerkosa.

Editor : Soegeng Haryadi
Sumber : Tribunnews

3.   RI, KORBAN KASUS KEKERASAN SEKSUAL

TEMPO.CO, Jakarta - Sudah sepekan RI, 11 tahun, yang diduga menjadi korban kekerasan seksual, meninggal. Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka kasus pemerkosaan atas siswi kelas 5 SDN Pulo Gebang, Jakarta Timur ini. Untuk mengusut perkara tersebut, kepolisian telah memeriksa 19 saksi yang memiliki kedekatan dengan korban.

Begini kronologi kasus kematian RI:

Oktober 2012
RI mengeluh merasa sakit pada bagian ketiak. Orang tuanya membawa dia ke puskesmas

November 2012
Sebulan kemudian RI mengeluh sakit lagi. Kemudian bocah ini dibawa ke dokter praktek di daerah Harapan Baru dan dinyatakan sakit lambung.

Kemudian, RI dibawa ke dokter spesialis di Regency dan dinyatakan sakit typhus.

29 Desember 2012
Pada pukul 10 pagi, RI dibawa ke RS persahabatan untuk dirawat. Kondisinya saat dibawa pertama kali, kejang-kejang. Setelah diperiksa, korban pingsan karena demam tinggi.

Luka yang terdapat di kemaluan dan dubur RI ditemukan secara tidak sengaja ketika dokter memasukkan obat anti kejang melalui dubur RI. Luka tersebut akibat benda tumpul atau benda lainnya yang menyebabkan luka tersebut. RI diduga mengalami kekerasan seksual.

RI juga mengalami infeksi atau radang otak. Namun, belum bisa dipastikan apakah infeksi otak disebabkan karena kejang atau infeksi di vaginanya.

Asri, ibu RI, mengaku tidak tahu apakah anaknya mengalami kekerasan seksual. Menurut Asri, sudah sebulan anaknya mencuci celana dalamnya sendiri. Saksi mata lain yang adalah orang-orang sekitar RI, juga mengatakan RI sempat berperilaku aneh sebelum dirawat di rumah sakit.

2 Januari 2013
Kondisi RI memburuk. RI kemudian mengalami kondisi koma sehingga harus menggunakan alat bantu pernafasan.

6 Januari 2013
RI meninggal pada pukul 06.00. Kemudian, jenazahnya diotopsi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

11 Januari 2013
Ketua Satgas Komisi Perlindungan Anak Indonesia, M. Ihsan, mengaku menerima hasil kesimpulan dari (RSCM) yang dipaparkan kepada KPAI menyatakan terdapat banyak virus yang ditemukan di dalam tubuh RI. Virus tersebut antara lain demam berdarah dan kelenjar getah bening.

Ihsan juga mengatakan
dalam tubuh RI juga ditemukan virus yang hanya bisa ditularkan melalui hubungan seksual dari orang yang mengidap penyakit seksual.

Penyidikan kasus RI ini juga dibantu saksi ahli dari pakar kejiwaan, psikologi forensik Polda Metro Jaya, dokter obstetri dan ginekologi (ahli kebidanan dan penyakit kandungan) RSUP Persahabatan, dan ahli urologi (kandung kemih) RS Polri Kramat Jati.

14 Januari 2013
Polisi telah memeriksa 19 saksi yang memiliki kedekatan dengan korban. Dua di antaranya adalah saksi khusus.
Namun hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka.

4.   PEMBANTAIAN MUSLIM ROHINGYA DI MYANMAR
 `Myanmar akhir-akhir ini menjadi buah pemberitaan media terkait kasus pelanggaran HAM berat yang menimpa etnis Rohingya. Etnis Rohingya yang rata-rata Muslim, mendiami bagian utara daerah Rakhine mendapat perlakuan diskriminatif dari pihak pemerintah Myanmar dan suku-suku di sekitar mereka. Banyak dari mereka mengungsi ke Bangladesh dan Thailand. Sekarang sekitar 300.000 jiwa pengungsi Rohingya yang berdiam di Bangladesh. Masih ada sekitar 80.000 jiwa yang bertahan di Rakhine.
Kekerasan ini buntut dari kebijakan pemerintah Myanmar mengenai status kewarganegaraan. Orang-orang yang menjadi warga Negara Myanmar adalah mereka yang telah mendiami Myanmar sebelum kemerdekaan, yaitu sebelum tahun 1948. Sementara, orang-orang yang datang setelah itu dianggap sebagai pendatang haram. Yang menjadi masalah adalah tidak adanya catatan resmi pemerintah mengenai etnis Rohingya yang mendiami wilayah Rakhine jauh sebelum Myanmar merdeka. Sehingga pemerintah dan beberapa kelompok etnis yang mendapat suplai militer melakukan aksi terror dan diskriminatif untuk mengusir etnis Rakhine dari Myanmar.
            Awalnya,  menurut catatan sejarah umat Islam pertama kali masuk di Rakhine sejak tahun 1055. Di mana pedagang Arab dan Persia mulai melakukan kegiatan perdagangan di antara suku-suku sekitar. Beberapa suku, seperti Rakhin dan Shan akhirnya memeluk agama Islam. Pada masa penjajahan Britania, populasi umat Muslim sempat meningkat karena adanya migrasi besar-besaran penduduk dari India. Namun populasi umat Muslim menurun ketika perjanjian antara India-Myanmar ditandatangani pada tahun 1941.
            Masyarakat yang rata-rata beragama Buddha, enggan menerima etnis Rohingya. Beberapa kelompok masyarakat yang mendapat suplai senjata dari militer mulai menebar kebencian dan terror terhadap etnis Rohingya. Bahkan sejak bulan Juni 2012, menurut catatan  Human  Rights Watch, pemerintah mulai terlibat dalam upaya pembersihan etnis tersebut.  Alasannya, bahwa bukan tidak mungkin umat Muslim akan menguasai Myanmar kelak.

Nama  : Riska Nur Sagita
Kelas   : XI AKUNTANSI 6
Nomor            : 27

Fenomena 'Like (Back)'


Beberapa detik setelah sebuah status facebook saya luncurkan, satu-dua jempol pun nyangkut di status tersebut.

Sebenarnya apa sih yang mereka harapkan ketika selesai meng-update status facebook? Menumpahkan uneg-uneg, kan wajarnya biar lega? Atau malah mengharap jempol yang banyak? Komentar yang banyak? Banyak yang nge-share? Banyak yang report? wkwkwk.

Sebenarnya apa sih yang mereka harapkan ketika selesai meng-update status facebook? Sampai-sampai saya pernah (bahkan sering) mendapat komentar di status facebook saya yang inti isinya yakni, "Like back, donk!"

Oh my Allaah, akankah dalam peluncuran sebuah status facebook, hal yang paling mereka inginkan ialah banyak jempol yang nyangkut di status mereka makanya mereka gencar minta di-like back kepada saya (dan teman lain)? Kenapa? Biar gaya? Biar gaul?

Sayang seribu sayang, sebab kemungkinan saya like-back itu kecil. Jempol saya ini hanya untuk status yang benar-benar pantas di-like karena kandungannya yang yahud atau untuk yang benar-benar membutuhkan (seperti untuk lomba). Jadi bisa dibilang kalau jempol saya ini mahal harganya. Kalau toh karena ini mau unlike status saya ya mango. :-P 


Pages