Kamu dan Dia: Tentang Harapan
Oleh Riska Nur Sagita
Harapan.
Harapan itu apa sih? tanya dia.
Seperti bayi dalam rahim ibu, kah? sambung dia.
Atau, meliuk janur di pelataran rumah? jawab kamu, menambah dia dengan bingung.
Harapan itu ya harapan, putus kamu.
Harapan ya harapan? ulang dia, masih bingung.
Kamu tak menjawab. Pun dia diam. Kalian diam. Bertanya pada pikiran masing-masing mengenai ha-ra-pan.
Lalu tiba-tiba kamu meraih kedua tangan dia, menatap mata dia. Dia
bingung saat kamu mengembuskan napas kamu di depan wajah dia sambil
berbisik pelan, "Harapan itu ... seperti akhir tulisan tempat kita ada."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar