Hidup itu ternyata nggak gampang.
Buat yang mikir kalo hidup itu mudah, hidup itu sederhana, itu karena hidup kalian masih bergantung sama ortu, bener nggak? Coba deh kalian tengok orang tua kalian,tanya mereka, apa hidup itu mudah? Tentu mereka jauuuhhhh lebih berpengalaman dari kita, dan jawabannya ya pasti tentang pengalaman-pengalaman itu. Kegagalan, kecewa, itu nggak jarang mampir di perjalanan hidup (mereka), dan itu nggak mudah buat dilewati. Cuma karena sekarang kita masih dituntun ortu, semua beban pun masih ortu yang nanggung, so, kita fain fain aja dan bilang hidup itu mudah.
Bukankah Allaah juga berfirman bahwa Dia memberi cobaan yang pasti setara dengan kemampuan kita? Dan apabila kita mampu melewati, tingkat kita dinaikkan ke atas dan kembali diberi cobaan yang lebih berat untuk semakin di atas. Kayak ibarat tinggi pohon dan angin itu lah. Itu tandanya dalam hidup selalu ada cobaan atau yang mungkin kita kenal dengan nama masalah.
Masalah dalam hidup dilewati nggak semudah ngebalik telapak tangan yang seratus kali dalam sehari pun sanggup. Untuk sebuah masalah kita bahkan butuh perenungan, butuh pencerahan, butuh bantuan dari orang lain. Masalah lagi kalo bahan pemecahan masalah nggak kunjung didapat.
Dan jangan seneng dulu apabila satu masalah berhasil kita musnahkan, karena setelahnya pasti akan datang lagi masalah-masalah lain yang sebenarnya diakibatkan dari perbuatan kita sendiri, kayak firman Allah kan. Nah, lho. Kalo mau bebas dari masalah ya berarti diam saja, nggak usah ngapa-ngapain.
Tapi hidup tanpa masalah itu hambar. Eitts … jangan lantas hobi bikin masalah ya. Maksudku itu lika-liku dalam menghadapi masalah itu (anggep aja) seru meski terkadang aku juga suka stress sama masalah-masalahku. Tapi aku selalu nganggep lika-liku kehidupan itu seperti game balap motor misalnya. Penuh kelok, tapi kita berharap bisa jadi pemenang. Kalo kita milih nggak main, kita nggak akan pernah menang.
Aduh, kok aku jadi nyerocos begini ya. Gara-gara teringat sama status salah seorang teman facebook yang kurang lebih bunyinya gini; hidup itu mudah, laper tinggal makan, minum tinggal haus. Wow, kayak ngegampangin benget, kan? Orang Chairil Anwar aja salut sama orang-orang yang berani hidup. Tapi ya hidup emang juga jangan dibuat susah. Yang sedang-sedang saja. Yang penting berani dulu, betul nggak?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar